Tips Menemukan Tempat Tinggal / Akomodasi Murah di Tokyo

Menurut Huffington Post, di tahun 2016 ini Tokyo adalah salah satu dari 15 kota paling mahal di dunia. Namun menurut saya, yang membedakan Tokyo dengan Singapore (#1), Zurich (#2), New York (#7), Seoul (#9) dan Los Angeles (#10), adalah bahwa Tokyo memiliki alternatif dengan range harga paling luas. Harga eating out di Tokyo masih sangat affordable, karena meskipun kota ini memiliki list restaurant Michelin yang mahal sekali, mereka masih memiliki pilihan murah seperti Saizeriya, Matsuya, Yoshinoya, dan Sukiya–yang mana harga perporsi makanan biasanya dibandrol dari $3 – $5.

PR bagi orang-orang yang akan tinggal di Tokyo adalah masalah harga apartment. Kita harus constantly mikirin harga versus size apartement, atau harga versus jarak apartemen dari tempat kerja atau sekolah. Satu studio apartemen dengan ukuran super mini yang terletak dekat dengan stasiun bisa dihargai $800. Saat saya bilang mini, ini benar-benar kecil sekali. Selama dua tahun tinggal di Tokyo dan pernah mencari tempat tinggal selama di sana, berikut adalah tips yang bisa saya bagikan:

  1. Jangan gunakan fudosan slash house agent yang untuk foreigner. Beberapa house agency yang bisa ditemukan di internet dan menggunakan bahasa inggris biasanya dicharge dengan harga yang jauh ketinggian. Saran saya, setelah memilih area yang strategis dari tempat kerja/sekolah, datanglah langsung ke house agency yang ada di daerah tersebut dan cari rumah sesuai dengan budget kalian. Kalau tidak bisa bahasa Jepang, jangan khawatir karena mostly kalau di Tokyo mereka tetap akan open-minded dan membantu kalian menemukan apartemen dengan sabar pakai Google Translate hehe.
  2. Carilah apartemen yang jaraknya jauh dari stasiun. Berdasarkan survei ke teman-teman saya, jarak rumah ke stasiun terdekat ini memiliki pengaruh yang besar terhadap harga apartemen. Kalau kamu nggak masalah berjalan 10-15 menit untuk meraih stasiun, kamu bisa mencari rumah yang jaraknya jauh dari stasiun dan akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah.
  3. Cari apartemen di luar jalur kereta terkenal (e.g. Yamanote line, Chiyoda line, apalagi Ginza line hehe). Dari hasil survey saya, daerah apartemen dengan rata-rata harga yang murah adalah di daerah Machiya, Hon-komagome, Hakusan, dan daerah-daerah yang di area Keisei line seperti Senjuōhashi, Horikirishobuen, Sekiya, dan Ohanajaya. Daerah ini adalah daerah favorit saya. Selain karena harga apartemennya murah, mereka juga dekat dengan Ueno dan Nippori (less than 15mins dengan Keisei line). Kualitas hidup di sini juga bagus.
  4. Pertimbangkan share house dibandingkan single apartment. Nah, konsep share house dengan housemate entah mengapa sebelumnya tidak begitu terkenal di Jepang, termasuk di Tokyo. Biasanya di Jepang, satu orang ya tinggal di satu apartemen. Karenanya, kalau kita mau sewa apartemen dengan harga $1000/bulan di Tokyo, apartemen kita biasanya kecil banget. Karena saya lebih suka tinggal di tempat yang memiliki living room dan dapur yang spacious, saya memutuskan untuk mencari share house. Saya memiliki toilet di dalam kamar saya, namun share bathroom, dapur dan living room dengan 3 housemate saya. Apabila mau mencari share house, bisa coba cari di portal seperti Fine Select atau Craiglist Tokyo.

 

Advertisements

4 thoughts on “Tips Menemukan Tempat Tinggal / Akomodasi Murah di Tokyo

  1. Mbak mau tanya, untuk mendapatkan apartment butuh kartu kredit atau cukup dengan debit card bank Jepang ya? terima kasih sebelumnya..

      1. Ooh gitu mba.. oke deh..
        Oiya satu lagi tentang sharehouse, saat ini kan saya tinggal di sharehouse, sudah tanda tangan kontrak, kata sensei kontrak ini harus diperbaharui per 6 bulan sekali. Nah sharehouse ini ada 4 kamar, saya tinggal dengan 3 orang sesama student di dalamnya. Apakah tidak masalah jika nanti setelah 6 bulan saya pergi untuk mencari apartment yg sendirian? Karena kontrak dalam bahasa Jepang, jadi saya tidak tahu detailnya, apakah nantinya tidak masalah jika dengan 4 kamar ini, hanya ada 3 orang yang tinggal karena saya pergi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s