Tokyoites Series: Referensi Jalan-jalan di Shimokitazawa, the Williamsburg of Tokyo!

Sama seperti kota-kota metropolitan yang terkenal lainnya, Tokyo memiliki beberapa wajah. Tokyo tidak hanya Shibuya dan Shinjuku yang selalu penuh dengan hiruk pikuk orang, kotor dan terang benderang. Ada juga sisi yang tenang dan peaceful di Tokyo, seperti di Kagurazaka dan neighborhood Azabujuban-Hiro. Tokyo bukan hanya Ginza yang dewasa, elegan dan mahal; atau bukan hanya Hibiya-Marunouchi yang serius dan penuh dengan salaryman. Tokyo juga memiliki Shimokitazawa dan Koenji yang murah, vintage dan laid back.

Shimokitazawa (下北沢) adalah salah satu hidden gems-nya Tokyo yang masih jarang diketahui oleh para turis. Area kecil ini memang tidak untuk semua orang, tapi apabila kamu suka bohemian style, kopi, shisha, vintage stuff, laid back lifestyle, street art… sepertinya kamu akan suka daerah ini, sama kayak saya hehe. Ini adalah neighborhood yang sering kali saya kunjungi untuk hunting foto dan hang out. Tempat shisha favorit saya, Shisha Shimokitazawa Two & Store, juga ada di salah satu sudut terpencil di Shimokitazawa.

img_1896
Lokasi shisha favorit saya ada di ujung jalan yang kecil ini 🙂

Neighborhood ini memiliki atmosfer yang hampir sama dengan Jogja atau Bandung di Indonesia, Williamsburg di New York atau Haight-Ashbury di San Francisco, di mana banyak sekali struggling artists dan orang-orang kreatif yang berkumpul dan tinggal di sana. Salah seorang teman saya dahulu di masa kuliahnya pernah tinggal di Shimokita dengan beberapa temannya, karena selain murah, jarang sekali tetangga mereka akan komplain dengan kegaduhan pesta-pesta akhir pekan. Kebanyakan orang-orang seperti inilah yang akan menikmati tinggal di Shimokita.

Bagi saya, Shimokita hanyalah pelarian dari pusat Tokyo yang selalu sibuk. Cafe dan restauran di Shimokita murah dan bergaya vintage yang sangat artsy dan catchy. Saya biasanya berkunjung di daerah ini di sore hari. Meski agak jauh dari daerah kampus saya di Bunkyo, Shimokita sebenarnya cuma 5 menit-an dari Shibuya.

Ini dia 3 aktivitas rekomendasi dari saya apabila kalian berkunjung ke Shimokitazawa:

1. Menyusuri jalanan di Shimokita. Saya dapat berjalan tanpa tujuan yang spesifik selama berada di Shimokita dan menikmati gaya hidup yang laid back dan bohemian ala Shimokita. Ada banyak sekali toko barang-barang antik, vinyl, baju bekas, dan kedai kopi menarik di daerah ini. Banyak juga gang-gang kecil yang sangat artsy, memiliki karakter yang hampir sama dengan gang-gang kecil di antara Omotesando dan Harajuku, namun di Shimokita lebih terasa gaya hippie dan bohemianya.

img_1898
Salah satu sudut jalan di Shimokita

dscf0550

img_1889
The artsy Shimokitazawa!

2. Berburu barang bekas di Shimokita. Toko baju vintage bekas yang terkenal di Shimokita adalah Flamingo, Ragla Magla dan Don Don Down. Harganya sering kali malah lebih mahal dari Uniqlo dan H&M, karena yang dijual adalah barang-barang gaya vintage branded yang kayak Doctor Martens etc.

img_1881
Tampak luar Flamingo, salah satu distro vintage terkenal di Shimokita

3. Cafe dan izakaya hunting. Ada banyak sekali kafe-kafe dan izakaya (Japanese bar) enak dengan harga terjangkau di sini, dari mulai kedai kopi, teh hingga shisha. Untuk kedai kopi favorit saya di sini adalah Bear Pond Espresso, sedangkan seperti yang sudah saya sebut sebelumnya,  Shisha Shimokitazawa Two & Store adalah kedai shisha favorit saya di sini. Bear Pond Espresso memiliki tempat yang kecil dan sederhana, namun Angel Stain espresso mereka is really a must try. Untuk shisha, saya dan teman-teman saya suka sekali tempat ini karena tidak ada sekat di sini. Kedainya terletak di lantai basement, dan anak-anak muda yang berkumpul di sini benar-benar merefleksikan apa itu Shimokitazawa. Ke-independenan mereka, ke-hippiean mereka, filosofi mereka yang fleksibel dan santai, dan di sini rasanya homy sekali. Selain itu, satu shisha yang bisa saya share dengan teman saya juga dihargai murah sekali, sekitar 700-an yen.

img_8260
Tampak dalam kedai shisha favorit saya di Shimokita
img_1900
Kedai shisha lainnya, ada banyak sekali kedai shisha di Shimokita 😉

Waktu terbaik mengunjungi Shimokita adalah di waktu summer, akhir winter atau awal fall, ketika cuacanya masih tidak dingin dan kita masih bisa duduk di luar kedai-kedai itu sambil mengamati kehidupan Shimokita yang bohemian, laid back dan sangat otentik!

Akses ke stasiun Shimokitazawa dari stasiun Shibuya dengan Keio Inokashira line (130 yen sekali jalan):

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s