The Importance of Studying Abroad

Salah satu hal paling penting yang saya dapatkan ketika belajar di luar negeri, ternyata bukan hal yang sudah saya ekspektasikan sebelumnya. Saya mendapat kesempatan untuk belajar di dua negara, Jepang dan Jerman. Pertama di Jepang selama satu semester, dan Jerman satu bulan. Dari hal keilmuan-perkuliahan, tidak perlu ditanyakan. Belajar di luar Indonesia, terutama di negeri Barat, membuat referensi dan pengetahuan kita terbuka. Jujur saja, selama di Indonesia dulunya saya cenderung mahasiswa yang tidak begitu aktif nanya di kelas. Dari mulai malu dibilang show-off sampai nggak pede dengan pendapat sendiri. Bisa dihitung dengan jari banget berapa kali saya nanya atau debat di kelas dari semester satu sampai akhir, seringnya saya hanya ngomong kalau pas presentasi atau ditunjuk dosen. Tapi di Jepang dulu, saya merasa nyaman banget aktif di dalam kelas. Mereka, baik temen-temennya maupun dosennya, sangat menghargai pendapat kita. Terus juga ada perasaan bersalah apabila pasif di dalam kelas, secara setiap ada dosen membuka sesi tanya-jawab, hampir semua tangan terangkat ke atas. Di sini, saya belajar untuk menjadi lebih percaya diri dan lebih ‘mau’ untuk berpartisipasi aktif di dalam kelas. Saya juga semakin menghargai ilmu sebagai sesuatu yang kamu butuhkan layaknya makanan.

Tapi, hal-hal lebih penting yang saya dapat selama tinggal di luar selama jadi anak exchange dulu, malah bukan sesuatu berbau akademis yang telah saya ekspektasikan sebelumnya.

Tinggal di luar negeri membuat saya menjadi lebih open-minded. Saya menjadi lebih terbuka untuk segala macam informasi dan lebih bisa fleksibel dalam menerima perbedaan. Mentolerir perbedaan itu berbeda dengan lantas menyetujuinya lalu mengikutinya. Stay as you are, but don’t judge others if they aren’t on the same page as you. Saya minum kopi, dan kamu minum teh. Saya nggak punya hak dan nggak sepatutnya kemudian memaksa kamu minum teh juga kan? And vice versa.

Berinteraksi dengan orang dari mana-mana yang culture-nya berbeda jauh banget dengan Indonesia bahkan Asia, membuat kamu akhirnya terbiasa juga dalam menanggapi perbedaan. Menjadi open-minded, sadar maupun nggak, akan membuat kita menjadi susah ngejudge orang lain. Soal ngejudge ini, one says that  judging a person doesn’t define who they are but it definitely defines who you are… and I couldn’t agree more. Stop judging people because after all… who are you to judge, right? 😉

Saya mendapat banyak sekali pelajaran dari teman saya dari berbagai latar belakang yang berbeda, tentang bagaimana mereka perceive life, god, etc etc. Dan saya pikir, saya justru tidak akan mendapat apa-apa apabila dulu saya menutup diri saya dan menjadi close-minded. Karena orang pada dasarnya baru akan ngeshare sesuatu dengan kamu apabila kamu membuka pintu kamu, dan juga mau ngeshare sesuatu dengan mereka. Dan saling ngeshare ini adalah satu langkah awal untuk menjalin pertemanan. And yes, friendship is really important because of MANY reasons. I still remember when someone told me to invest more on ‘human’, because human are the best investment of life. For the opportunist reasons like networking, and also for the irrational ones like you need to feed your heart with love.

That’s a good reason to apply for an exchange program abroad, I think 😉

Advertisements

3 thoughts on “The Importance of Studying Abroad

  1. waw, saya juga tertarik buat belajar diluar negeri..
    namun masih takut takut masalah iklim kultur dan sebagainya, apakah bisa diceritakan awal awal belajar di luar negeri?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s