Investasi

Invest in failure, invest in your passion(s), invest in the challenges of your generation, invest in the right people(s) & invest in your community. (Wajahat Ali)

Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti sebuah training yang diadakan oleh US Embassy di Jakarta. Training mengenai terutama sekali mengenai leadership dan new media. Dari sekian banyak materi yang dishare oleh dua trainer kece kita yang diimpor langsung dari AS, hingga sekarang masih ada beberapa quote yang saya ingat benar-benar. Dan salah satunya ialah yang sudah saya kutip di awal sekali. Tentang investasi yang seharusnya kita lakukan dalam hidup kita.

Banyak orang yang invest dalam hal-hal yang akhirnya mereka sesali. Saya, hanya tidak ingin menjadi mereka yang di penghujung senja usianya melihat ke belakang, dan membatin diam-diam dalam hati; what if. Seandainya. Seandainya boleh saya mengandai-andai sekarang, maka keinginan saya ialah untuk menjadi orang yang merasa puas karena telah melakukan yang benar ketika saya sudah mulai benar-benar menua. Seandainya.

Wajahat Ali, salah seorang trainer saya kemarin, memberikan tips yang sekiranya saya amini. Kalau kamu tidak ingin menjadi orang yang nanti menyesal, mungkin kamu harus meredefinisikan konsep investasi kamu. Sudah benarkah?

Menarik ketika jenis investment pertama yang disebut Wajahat ialah invest on failure. Berinvestasilah pada kegagalan. Mari sejenak diam dan melihat sekeliling, adakah orang sukses yang tidak pernah gagal? Aneh, bahkan cenderung lucu, ketika saya membaca biografi orang-orang hebat dan menemukan bahwa mereka selalu membanggakan kegagalan yang pernah mereka raih. Karena memang benar adanya, kegagalan adalah kunci keberhasilan. Kunci, karena kegagalan memberikan kita banyak sekali pelajaran. Pelajaran, yang bisa kita cermati dan maknai. Satu hal yang patut diingat jelas-jelas, jangan menyerah ketika kamu gagal. Coba, dan coba lagi. Evaluasi, lakukan yang lebih baik dari sebelumnya. Kegagalan mendewasakanmu, memperbaikimu, menjadi gurumu; hanya ketika kamu ma(mp)u memanfaatkannya dengan sebenar-benarnya.

Passion. Berinvestasilah dalam passion kamu. Seringkali saya mengamati perkembangan orang di sekeliling saya. Dan saya menemukan pattern yang sedikit lucu. Bahwa mayoritas, bahkan mungkin hampir semua, orang yang sukses di sekitar saya ialah mereka yang mengikuti passionnya. Saya mulai dari kakak saya. Passionnya ialah traveling, dan anehnya tanpa dia sadari sejak awal mula dia memutuskan untuk ‘sering-sering’ traveling, passion dia itulah yang membawanya ke berbagai kesempatan berprestasi lainnya. Lalu kakak sepupu saya, passionnya ialah debate. Sama seperti yang terjadi dengan kakak saya, passion kakak sepupu sayapun mengantarkannya ke berbagai kesempatan berharga lainnya. Saya cukup beruntung, karena saya tahu arti penting ‘mengetahui passionmu’ sejak awal mula.  Sehingga saya sedikit lebih awal mengetahui apa yang saya suka dan apa yang saya mau, daripada teman-teman saya. Yang kemudian menjadi pertanyaan penting setelah kamu tahu apa passionmu ialah, beranikah kamu menjalani passionmu di kehidupan sehari-hari? 

Invest in the right people and in your community. Enough said, teman-teman yang suportif akan membuatmu lebih mudah untuk berkembang. Untuk di kelilingi orang-orang baik, itu bukan perkara yang mudah. Saya sendiri sebenarnya percaya, semua orang itu pada dasarnya baik. And yes, good people attract good people. Thus, be kind because for everyone you meet is fighting a very hard battle. Saya beruntung, dan seringkali merasa terberkati. Mengapa? Karena tanpa saya sengaja, Tuhan menemukan saya dengan teman-teman yang tepat dan saling mendukung. Saya masih ingat sekali, pada pertemuan saya dengan dua orang teman (yang dulu semacam perfect stranger) sekitar dua tahun yang lalu. Ketika saya masih menjadi mahasiswa semester awal yang tersesat. Siapa sangka apabila pertemuan itu, kemudian membawa perubahan yang baru saya sadari setahun setelahnya. Dan ya, care about what the right people tell about you. Pola yang sama juga berlaku dengan kita, terhadap komunitas kita.

Seperti layaknya karakter dari investasi, kita mungkin tidak akan merasakannya sekarang ini. Tapi yakin, semoga kita akan merasakan manfaatnya dalam tahun-tahun yang akan datang. So guys, have you been investing in the right areas?

Generation Change ID & Viral Peace

With Wajahat Ali

Investing in yourself is the best thing you can do. If you’ve got talents, no one can take them from you. (Warren Buffett)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s