Semua Orang itu (sebenarnya) Jenius

Everybody is a genius. But if u judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid ~Albert Einstein.

Saya bodoh, ketika saya menilai kemampuan orang lain secara absolut dan sepihak hanya dari satu perspektif, standar dan definisi. Perspektif saya, standar saya dan definisi saya.

Dalam beberapa hal, saya termasuk golongan mereka yang naive dan (masih) percaya bahwa Tuhan  menciptakan manusia dengan kesetaraan mutlak. Karenanya saya juga percaya bahwa sebenarnya, semua manusia itu sama. Kalau dia punya minus di satu sisi, saya yakin dia punya plus di sisi lain. Jadinya kalau dijumlah akan sama saja antara satu individu dengan lainnya. Naive ya.

Makanya, saya nggak suka kalau ada orang yang menghakimi orang lain nggak pinter hanya karena mereka memakai satu definisi. Pintar menurut versi mereka sendiri. Lagipula, who are we to judge anyway?

Ada satu quote menarik dari Einstein, yang telah saya kutip di awal sekali. Selamanya kita akan menganggap ikan itu bodoh karena dia tidak bisa memanjat pohon. Padahal ada variabel lain yang harus diperhatikan.

Terakhir, kembali lagi. Saya adalah bodoh, ketika saya melihat kepintaran seseorang dari satu spesifikasi saya. Ya, justru saya yang bodoh ketika mengatakan orang lain itu bodoh. Ketika saya berlaku demikian, saya terlalu bodoh untuk mengerti bahwa dia-yang-saya-pikir-bodoh adalah pintar, dalam hal-hal yang luput dari penglihatan saya.

Hargai semua orang dengan sama. Hargai dengan mahal.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s