Karena kita manusia

Kenapa saling menyakiti, sementara sebenarnya kita memiliki opsi lain untuk tidak melakukannya?

Kenapa masih iri, sementara sebenarnya apa yang kita miliki jauh lebih berharga daripada yang dia miliki?

Kenapa tidak bisa bersyukur sekarang, dan baru tersadar akan nilainya nanti ketika apa yang kita ‘miliki’ diambil kembali oleh Dia Yang Maha Kuasa?

Kenapa masih bertanya ke semua orang, sementara sebenarnya kita sudah tahu benar jawabannya ada pada kita?

Mungkin karena itulah kita menjadi manusia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s