JAPAN INC.

Japan incorporated adalah sebuah istilah yang merujuk pada korelasi yang sarat dengan kolusi antara pemerintah Jepang dengan para pengusaha di sana.  Pasca Perang Dunia II, Jepang muncul sebagai negara dengan kekuatan ekonomi yang begitu kuat. Kemajuan pada bidang ekonomi ini dicapai karena sebuah struktur politik spesifik yang diusahakan oleh pemerintah. Kuat diyakini bahwa perkembangan ekonomi Jepang ketika itu juga dilatarbelakangi dengan adanya kerjasama yang solid antara pemerintah dengan pengusaha. Pemerintah sengaja membuat regulasi-regulasi yang menguntungkan, atau setidaknya tidak merugikan, sektor bisnis. Sebagai feedback, pengusaha juga mendukung pemerintah. Ya, sudah menjadi rahasia umum apabila salah satu faktor kesuksesan ekonomi dan politik di Jepang adalah hubungan koordinasi yang solid antara birokrat, pengusaha dan politisi. Sinergi antara ketiga aktor tersebut telah menghasilkan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.

Dalam menganalisa keberhasilan pembangunan ekonomi Jepang pasca Perang Dunia II, dapat dilihat dari dua sudut pandang. Yakni sudut pandang struktur domestik dan struktur internasional. Struktur domestik mencoba menganalisa keberhasilan pembangunan ekonomi Jepang Pasca PD II dari sudut pandang politik dan pemerintahan. Keberhasilan pembangunan ekonomi Jepang sangat ditopang oleh sistem ekonomi-poolitik yang demokratis. Salah satu pendukung pendekatan ini, yakni Chalmers Johnson, mengungkapkan bahwa yang paling menentukan ekonomi Jepang ketika itu adalah kementrian perdagangan atau Ministry of International Trade and Industry (MITI).

Di Jepang, keiretsu[1] (suatu kelompok perusahaan dengan hubungan bisnis dan kepemilikan saham yang terkait dan baru mulai muncul setelah pasca Perang Dunia II) memiliki hubungan yang intim dengan birokrasi, terutama sekali dengan Departemen Perdagangan Internasional dan Industri atau Ministry of International Trade and Industry (MITI).

Tentu definisi ‘untung’ bagi golongan birokrat, pengusaha dan politisi berbeda-beda. Akan tetapi, mereka memiliki cita-cita bersama, yakni untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga dapat sejajar dengan bangsa Barat, atau bahkan lebih maju daripada mereka. Sejauh ini, Jepang memiliki kebijakan industrial yang pro terhadap pengusaha-pengusaha mereka. Inti dari kebijakan industrial yang berkaitan erat dengan perdagangan, pasar tenaga kerja, persaingan dan insentif perpajakan ini adalah peran pemerintang yang mengintervensi (secara sadar) sektor-sektor ekonomi di Jepang agar mengikuti kebijakan pemerintah.

Terlepas dari hubungan keiretsu yang dekat dengan birokrat, kelompok kepentingan bisnis adalah kelompok kepentingan yang paling independen dibandingkan dengan yang lainnya. Hal ini dikarenakan, mereka memperoleh dukungan finansial yang cukup dari perusahaan. Buktinya adalah ketika Keidanren menunjukkan kesediaannya untuk berbicara dengan golongan sosialis ketika sedang berlangsung skandal politik di tahun 1988-1989. Keidanren juga menyatakan apabila LDP mungkin membentuk koalisi pemerintah dengan partai oposisi. Meskipun demikian, melalui sebuah organisasi yang bernama Kokumin Seiji Kyokai (the People’s Politics Association), mereka dan kelompok-kelompok bisnis terkemuka lainnya memberikan LDP sumber dana yang besar. [2]


[1] Sebelum keiretsu sebenarnya telah ada suatu kelompok perusahaan keluarga dengan nama zaibatsu. Zaibatsu ini adalah perusahaan keluarga yang sangat besar dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jepang pasca restorasi Meiji. Pada masa perang, Zaibatsu memegang peranan penting dalam memberikan dukungan finansial dan teknologi. Berbeda dengan Keiretsu zaman sekarang yang menjalin hubungannya dengan birokrat, Zaibatsu justru dianggap memiliki hubungan khusus dengan para elit militer. Setelah Perang Dunia II (dan Jepang takluk kepada sekutu), Amerika Serikat membubarkan Zaibatsu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s