Jeda

Kita duduk bersisian, tapi sedari tadi mata kita tidak juga bertemu. Kamu bilang malu, sedang aku tidak tahu. Kamu salah tingkah, dan tak berani mengambil langkah. Aku ingin kamu maju, tapi kamu tidak ma(mp)u. Oke kalau begitu, mari kita sudahi dahulu. Memberikan jeda, yang aku harap hanya sementara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s